Home > Berita Utama > Ibu-Anak Diduga Mengidap HIV/AIDS

Ibu-Anak Diduga Mengidap HIV/AIDS

Thursday, 9 February 2012 Leave a comment Go to comments

Ibu-Anak Diduga Mengidap HIV/AIDS

KENDARINEWS.COM – Wangiwangi, Seorang ibu dan anak yang menjadi pasien di RSUD Wakatobi, terdeteksi mengidap HIV/AIDS. Itu diketahui, setelah keduanya dirawat di RSUD setempat, setelah menderita panas tinggi disertai menggigil.

“Pasien ibu dan anak (dirahasiakan namanya) diketahui mengidap HIV/AIDS, setelah sebelumnya dirawat dua hari di RSUD Wakatobi. Ibu dan anak itu awalnya mengeluh sakit nyeri ulu hati dan menggigil. Petugas medis kemudian memeriksa, dan hasilnya, ibu tersebut terdeteksi mengidap virus HIV/AIDS. Pasien dinyatakan positif terinfeksi setelah dilakukan tes menggunakan alat pendekteksi HIV/AIDS. Kini pasien tersebut dirujuk ke RSUP Sultra, untuk ditindakan lebih lanjut,” ungkap Direktur RSUD Wakatobi, dr H Irfan, kemarin.

Irfan mengaku, dirahasiakannya identitas pasien tersebut, karena bisa berpotensi mengganggu kejiwaan pasien. “Jika masyarakat umum mengetahui identitas pasiennya, tentu akan menguncang kejiwaanya,” ujarnya.

Terkait riwayat kedua pasien tersebut, Irfan menjelaskan, proses penularan AIDS kedua pasien tersebut, diduga berasal dari ibu anak tersebut yang sebelumnya menjanda hingga menikah dengan seorang duda. Hasil pernikahan mereka dikaruniai seorang anak. “Diperkirakan, pembawa penyakit ini dari suami pertama wanita tersebut yang telah meninggal, kemudian wanita yang telah berstatus janda itu menikah lagi dan melahirkan anak,” jelasnya.

Sementara suami kedua pasien tersebut kata Irfan, tak tertular, sebab imunitas pria itu yang masih kuat, namun tidak menutup kemungkinan jika pria itu diperiksa dalam keadaan sakit, penyakit itu bisa terdeteksi. “Mudah-mudahan, suami kedua wanita itu dapat terhindar dari penyakit itu,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M), Dinkes Wakatobi, H Amran SE menjelaskan, HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, setelah terserang virus itu, munculah AIDS. Tapi biasanya, AIDS itu muncul setelah virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia selama lima hingga sepuluh tahun lebih.

“Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan satu atau lebih penyakit dapat timbul. Karena lemahnya sistem kekebalan tubuh tadi, beberapa penyakit bisa menjadi lebih parah daripada biasanya. Mengenai suami pasien RSUD yang masih negatif terjangkit virus tersebut, tetap akan dipantau terus perkembangannya, karena kami yakin penyakit itu ada dalam tubuhnya hanya belum terdeteksi,” kata Amran.

Dia memperkirakan, Wakatobi berpotensi melahirkan penyakit AIDS, hanya belum terdeteksi. Apalagi, adanya latar belakang masyarakat Wakatobi yang kerap merantau seperti Papua, Malaysia dan Maluku yang dikenal sebagai daerah yang rawan dengan penyebaran virus HIV.

Penularan virus HIV lanjutnya, dapat melalui kebiasan berganti-ganti pasangan dengan berhubungan intim, melalui jarum suntik bekas pakai orang lain, pisau cukur, menerima transfusi darah yang terinfeksi HIV. Ibu yang terkena virus HIV-positif, dapat langsung mengenai bayi dalam kandungan dan juga melalui sikat gigi.

“Makanya harus dibiasakan mempunyai sikat gigi dan pisau cukur sendiri. Sebab, selain untuk kebersihan pribadi, jika terdapat darah akan ada risiko penularan dengan virus lain yang diangkut aliran darah (seperti hepatitis), bukan hanya HIV,” pungkas Amran.

HARIAN KENDARI POS

Categories: Berita Utama
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: