Home > Metro Kendari > Ladang Emas Gemparkan Alolama

Ladang Emas Gemparkan Alolama

Wednesday, 8 February 2012 Leave a comment Go to comments

Ladang Emas Gemparkan Alolama

Kendari, Jika tidak dicegat pihak keamanan, bisa saja warga berbondong-bondong mendulang ke halaman rumah Rijali, (21), warga RT 11 RW 04 yang pertama kali menemukan kandungan emas di
Alolama.

Bermula dari galian sumur bor, Rijali menemukan butiran emas bercampur pasir. Awalnya ia tak menyangka jika di depan rumahnya, tepat di lokasi penggalian mengandung emas. Tapi, ia seperti mendapat wangsit. Saat bermimpi, ia mendapatkan petunjuk di lokasi tersebut ada berkah yang akan ia temukan.

“Setelah mendapatkan mimpi bahwa di lokasi penggalian sumur bor ini ada lipan, saya lalu berinisiatif mendulang. Berdasarkan pengalaman saya saat mendulang emas di Bombana, lokasi penambangan emas banyak mengandung lipan, jadi saya berpikir akan terjadi hal serupa. Saya pun coba mengecek, ternyata benar di lokasi yang disebut dalam mimpi saya itu ada emasnya,” kisahnya.

Sejak Minggu (5/2) lalu, Rojali mendulang emas dari material sumur bor yang sedang digali. Dia mengaku sudah berhasil mendapatkan sekitar 2 gram emas berbentuk serbuk. Saat ini ia sedang memisahkan karena masih bercampur pasir.

Temuan Rojali sontak membuat warga sekitar heboh. Mereka lalu ramai-ramai mendulang. Namun kegiatan itu kemarin sudah dihentikan untuk keamanan.

“Untuk sementara, saya sudah mengimbau warga menghentikan aktifitas pendulangan. Sampai ada petunjuk lebih lanjut dari pemerintah, karena pendulangan tradisional banyak dampaknya, bukan hanya bagi manusia, tapi juga lingkungan,” ungkap Jumran Ketua RW 04.

Kadis Pertambangan dan Mineral Sultra, Hakku Wahab mengaku, pihaknya dari tim geologi sudah melakukan pengecekan ke lapangan. Dari kasat mata, untuk sementara disimpulkan bahwa serbuk yang ditemukan warga bercampur pasir adalah butiran emas. Tapi untuk mengetahui lebih jauh berapa kadar emas yang terkandung dalam mineral itu, akan uji laboratorium.

“Sejauh ini, kita belum bisa berikan keterangan berapa kadar emasnya. Tunggu hasil lab dulu. Karena serbuk emas itu masih bercampur tembaga, seng, pasir dan mineral lainnya. Tapi secara kasat mata butiran itu memang emas. Jika melihat lokasi temuannya, di daerah itu memang terkandung emas,” terang Hakku.

Hal serupa diungkapkan Ir Abdul Latif Saleh, Kabid Geologi Distamben Sultra. Menurutnya, dilihat dari lokasi penemuan emas, memungkinkan adanya kandungan emas. Sebab tanahnya berjenis meluhu. Formasi tersebut disusun atas berbagai jenis batuan seperti batu pasir, batu sabah dan batu kwarsif. “Dari sifat fisiknya, hampir sama dengan emas Bombana. Tapi dari segi persentase kita belum tahu,” katanya. (HARIANKENDARI POS)

Categories: Metro Kendari Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: