Home > Nusantara > Tradisi Kau Cun di Perayaan Cap Go Meh

Tradisi Kau Cun di Perayaan Cap Go Meh

Tuesday, 7 February 2012 Leave a comment Go to comments

Tradisi Kau Cun di Perayaan Cap Go Meh. Ternyata, Setahun Sekali Telur Bisa Berdiri

Fenomena kau cun atau main telur telah berusia ratusan tahun. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa hal unik itu bakal terjadi. Yakni, momen ketika telur bisa berdiri tegak. Bagaimana bisa?

YUSRIZAL, Sintang

Dengan bentuk lonjong, mustahil telur bisa berdiri. Kalaupun bisa, pasti dibutuhkan bantuan penyangga. Nah, di Sintang, Kalimantan Barat, ada fenomena unik yang hanya terjadi setahun sekali. Telur-telur yang biasanya menggelinding secara ajaib bisa berdiri tegak.

Telur-telur tersebut diberdirikan keluarga besar Kwee Lai Ciap, ketua Pemuda Tionghoa Sintang (Petisi). Beberapa telur sukses berdiri tegak di lantai tanpa penyangga. Kenyataan tersebut jelas mengundang rasa penasaran. Beberapa orang lantas mencoba melakukan hal serupa. Mereka mengambil telur dan berusaha memberdirikan telur. Tapi, tak ada satu pun yang berhasil.

Di sisi lain, sejumlah orang dari keluarga besar Kwee Lai Ciap sudah berhasil membuat telur-telur tersebut berdiri tegak. “Semua orang bisa menegakkan telur saat fenomena alam kau cun. Kuncinya ada pada konsentrasi dan keyakinan bahwa hal itu bisa dilakukan,” kata Kwee Lai Ciap kepada Pontianak Post (Kendari Pos Group).
Kwee menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah magic, sihir, atau apa pun namanya. Itu merupakan fenomena alam yang betul-betul terjadi. Tak hanya di lantai telur bisa berdiri. Di tempat lain yang licin sekalipun, seperti di atas mangkuk atau lantai ubin, telur bisa berdiri.

“Hanya setahun sekali fenomena itu bisa terjadi. Waktunya tidak sama, selalu berubah-ubah, bergantung perhitungan Tiongkok kuno. Fenomena alam itu terjadi mulai pukul 18.40 sampai 24.00,” jelas dia.

Menurut kepercayaan, orang yang berhasil menegakkan telur akan mendapat keistimewaan. Yakni, permintaannya bakal dikabulkan. “Kami berkeyakinan seperti itu. Maka, ketika berhasil menegakkan telur, saya langsung menyebutkan permintaan saya,” tutur Kwee.

Berdasar penanggalan Tiongkok, kau cun tahun ini jatuh pada bulan 1 Ji Nget atau 13 hari setelah Imlek. Nah, berdasar kalender Masehi, kau cun jatuh pada 4 Februari 2012.

“Tahun depan, jatuhnya kau cun belum tentu sama dengan tanggal dan bulan seperti tahun ini. Hanya orang-orang tertentu yang bisa mengetahui penanggalan itu dengan benar. Sebab, untuk mengetahui kau cun, harus membaca dan menganalisis kalender Tiongkok kuno,” beber dia.

Menurut para ahli, pada tanggal tersebut bulan tepat pada garis lurus bumi. Dengan begitu, gaya gravitasi bulan akan tepat di bawah bumi. Karena itu, kuning-kuning telur akan tertarik sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan posisinya pada hari-hari biasa. Hal itulah yang membuat titik berat telur lebih ke bawah dan membantu telur berdiri pada ujung yang lancip.

Sumber lain menyebutkan, telur dapat berdiri karena bumi berada pada posisi sumbu rotasi. Artinya, garis bumi ke matahari tegak lurus. Nah, di antara matahari dan bumi terdapat garis-garis medan gravitasi yang bisa memengaruhi elektron-elektron dalam telur. Gerakan
elektron-elektron itulah yang membuat stabil telur sehingga dapat berdiri.(harian kendari pos)

Categories: Nusantara Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: