Home > Berita Utama > Mobil Ketua Golkar Kolut Dirusak Orang Tak Dikenal

Mobil Ketua Golkar Kolut Dirusak Orang Tak Dikenal

Tuesday, 7 February 2012 Leave a comment Go to comments

Mobil Ketua Golkar Kolut Dirusak Orang Tak Dikenal

Kendari, Tensi politik di Kolaka Utara (Kolut) makin panas. Teror mental antar tim sukses kini mulai sering terjadi. Teranyar, hal tidak menyenangkan dialami Ketua Golkar Kolut, Khana SH. Kendaraan miliknya yang ditempeli stiker pasangan Rusda Mahmud-Boby Alimuddin (SYUHADA) dirusak orang tidak dikenal. Stiker yang tertempel di kaca belakang mobilnya dirusak, dengan menggunakan alat tajam.
Pengrusakan itu terjadi Minggu (5/2) dini hari lalu. Kala itu, kendaraan Khana diparkir di pelataran penginapan Alam Bahari, Kecamatan Ngapa. Khana dan rombongannya memang menginap di tempat itu usai melakukan sosialisasi bersama tim pemenangan SYUHADA, calon yang diusung Partai Golkar. Pihak kepolisian setempat belum menerima laporan secara resmi dari pihak Golkar.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP La Ode Aries mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan Ketua DPW Golkar Khana. Meski dirinya belum melakukan pelaporan secara resmi namun pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Demikian juga beberapa saksi belum dilakukan pemeriksaan resmi, baru hanya sebatas informasi awal yang diterima penyidik Polres Kolut. Hingga saat ini kepolisian belum mengetahui siapa pelaku yang merusak stiker pasangan calon Bupati Kolut Rusda dan Bobby.

“Kami masih melakukan pendalaman penyidikan terkait kasus pengrusakan mobil itu,” kata Aries, kemarin. Tentang motivasi pengrusakan kepolisian belum bisa menyimpulkan tetapi diprediksi ada beberapa hal. Pertama terkait lawan calon lain yang tidak menerima pasangan SYUHADA maju sebagai Bupati Kolut, kedua ada unsur ketidak-puasan dengan Rusda saat menjabat sebagai Bupati Kolut, ketiga bisa jadi hal ini dilakukan oleh orang-orang dalam tim sukses Rusda.

Lalu bagaimana jika tersangka yang merusak mobil Khana tertangkap sementara kasus ini tidak dilaporkan ke kepolisian? Kapolres Kolut mengatakan sebelumnya kepolisian sudah merespon kejadian tersebut meski Khana hanya sebatas memberikan maklumat saja, jika ada tersangka maka kepolisian akan meminta atau mencarikan solusi meminta ketangan Khana. Kepolisian mengapa langsung merespon kasus pengrusakan ini karena menyangkut pemilukada di mendatang yang harus menciptakan suasana yang kondusif.

Sementara itu, Khana yang dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya tindakan tidak terpuji yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab terhadapnya. Katanya, yang terjadi bukanlah pengrusakan seperti kabar yang berbedar. “Cuma stiker SYUHADA di mobil saya itu ada yang potong, kalau bukan pakai silet mungkin cutter, itu saja kok,” katanya, kemarin lewat telepon.

Meski ia yakin ini karena motivasi politik, tapi itu sama sekali tidak mengganggu agenda-agenda politiknya, yakni mensukseskan SYUHADA jadi Bupati Kolut. Ia yakin, itu dilakukan oleh pihak lain yang tidak senang Golkar bergabung dengan SYUHADA. “Saya menyampaikan saja ke polisi, memang bukan melapor resmi apalagi berharap pelakunya ditangkap, biarkan saja. Saya cuma minta aparat agar kalau dikemudian hari ada kejadian serupa, mereka sudah bias langsung mengungkap motif dan pelakunya,” tandas Khana.(HARIAN KENDARI POS)

Categories: Berita Utama
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: