Home > Berita Utama, Bumi Anoa > Penyidik Naker Bidik Direktur PT Arahon

Penyidik Naker Bidik Direktur PT Arahon

Saturday, 4 February 2012 Leave a comment Go to comments

Penyidik Naker Bidik Direktur PT Arahon

Baubau, Kasus dugaan kesewenang-wenang perusahaan penjualan dan impor ikan PT Arahon terhadap para karyawannya kini memasuki babak baru. Jika tidak ada aral, Februari ini Direktur PT Arahon Lenny Winiesa, bakal diperiksa penyidik Ketenagakerjaan provinsi Sultra.

Pengawas Tenaga Kerja Dinsnakertrans Kota Baubau, Rabil SH mengatakan, kasus tersebut kini sedang dilakukan pendalaman dengan mendatangkan penyidik Naker Sultra untuk melakukan penyidikan terhadap Direktur PT Arahon.”Penyidik dari Nakertrans Sultra sudah kami siapkan, tinggal kami kordinasikan dulu kepada pimpinan kemudian kita jalan,” tuturnya.

Rabil menambahkan, sebelumnya PT Arahon melakukan gugatan PTUN terhadap nota pemeriksaan yang dikeluarkan pengawas Nakertrans Kota Baubau mengenai hasil pemeriksaan terhadap laporan para Karyawan PT Arahon. Namun putusan PTUN Sultra tertanggal 6 Januari menyatakan menolak gugatan tersebut karena gugatan PT Arahon yang ditujukan kepada Kadis Nakertrans Kota Baubau dinilai salah alamat, melihat yang mengeluarkan nota pemeriksaan adalah kewajiban pengawas bukan kadis sedangkan wewenang kadis hanya sebatas wajib mengetahui.

“Jadi tuntutan mereka terhadap nota pemeriksaan pengawas yang dianggap merugikan perusahaan itu salah alamat sehinggat dalam putusan 6 Januari lalu hakim PTNU menolak gugatan itu, meski demikian PT Arahon juga melakukan banding,” tambahnya.

Pemeriksaan Direktur PT Arahon ini terkait dugaan tindakan sewenang-wenang terhadap para pekerjanya, diantaranya pemberian upah dibawah standar minimum bahkan ada yang gajinya hanya Rp 3 ribu per bulan. Selain itu, besar upah yang dilaporkan kepada jamsostek jauh lebih besar dari upah yang dibayarkan kepada pekerja. Itu dilakukan sejak 2004 sampai saat ini dan tidak pernah dilakukan perubahan. “Termasuk, hak-hak cuti, istirahat dan lembur karyawan, itu diabaikan,” kata Rabil. (KP)

Categories: Berita Utama, Bumi Anoa Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: