Home > Nusantara > Aceh, Sindikat Narkoba Terobos Ranjau Polisi

Aceh, Sindikat Narkoba Terobos Ranjau Polisi

Friday, 3 February 2012 Leave a comment Go to comments

Sindikat Narkoba Terobos Ranjau Polisi

PEUDADA – Bak di film action, sindikat narkoba antar provinsi terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas kepolisian, Kamis (2/2) siang pukul 11.00 WIB. Bahkan dalam kejadian kemarin, mereka sempat menabrak pengendara sepeda motor (sepmor) hingga terjatuh. Empat tersangka terdiri dari 2 cowok dan 2 cewek ini semakin panik, saat ranjau besi dilempar aparat. Mobil pun nyaris terguling karena ban belakang pecah ditembus paku.

Pengejaran tersebut akhirnya berujung, dari dalam mobil Innova sindikat narkoba langsung digelandang ke Mapolsek Peudada untuk menjalani pemeriksaan.
Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh, aksi kejar-kejaran dan saling salip ini bermula dari razia rutin, yang digelar petugas di kawasan Meunasah Blang. Ketika melihat serombongan petugas, Kijang Innova BK 1167 TZ datang dari arah timur menuju barat tak mau berhenti. Pengemudi terus melajukan kenderaannya dengan kecepatan tinggi, membuat petugas razia jadi terkejut.
Merasa ada yang tidak beres, pengejara segera dilakukan.

Aparat kepolisian Polsek Peudada yakni Briptu Radian S dan Briptu Sugeng, turut mengontak Koramil setempat guna ikut membuntuti Innova tersebut. Dalam kecepatan tinggi, seorang pengemudi sepmor sempat tersenggol dan terhempas ke aspal. Namun tak membuat pengemudi mobil langsung berhenti. Melihat target semakin kesetanan, petugas pun mengumbar tembakan ke udara. Sayangnya aksi dar..der…dor itupun tak membuat nyali mereka menjadi ciut. Hingga aparat melempar ranjau besi dan mengenai ban kiri belakang mobil pelaku. Akibatnya laju kenderaan itu melambat serta berhasil dihentikan pada jalur tikungan patah Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang sekira 15 kilometer dari TKP awal.

Petugas yang sudah bersiaga dengan senjata lengkap, lalu mengancam tembak para pelaku. Takut dirinya jadi umpan peluru akhirnya empat penumpang mobil menyerah. Mereka adalah Arifin (35) warga jalan Cokro Siantar, Zulkarapia (32) Kampung Duren Kecamatan Deli Serdang. Sedangkan tema wanitanya yakni Niken (24) asal Pematang Siantar Jalan Majapahit, Kecamatan Siantar Barat dan Jeni (30) penduduk Jalan Ade Irma, Pematang Siantar, Kecamatan Patoba. Sementara dari dalam mobil Innova disita barang bukti narkoba berupa dua paket besar dan kecil berisi sabu-sabu. Termasuk 10 ½ butir pil diduga ektasi. Terdiri 2 butir pil warna kuning, 4 pil ungu, 2 ½ pil hijau, 2 pil coklat. Dua bungkus ganja, 1 kaca pirek, 2 mancis gas, 1 Hp Nokia, 4 lembar kertas poil, 2 buah pipet puti dan 1 pipet merah.

Untuk sementara keterangan yang diberikan seluruh tersangka masih berbelit-belit, sehingga kasusnya dilimpahkan ke Polres Bireuen. Keterangan ini dibenarkan Kasat Lantas Polres Bireuen AKP H.Suharmadi dan Kapolsek Peudada Iptu Darmansyah, didampingi Kanit Reskrim Polsek Peudada, Brigadir Dedi Rukmana.
“Seluruh tersangka asalnya dari Siantar, Sumatera Utara. Mereka telah diserahkan ke Polres Bireuen guna pengusutan lebih lanjut,” terang Iptu Darmansyah.

Terkait kejadian ini, Dandim 0111/Bireuen Letkol M.Arfah dan Kasdim serta perwira Kodim turut, Danramil, sejumlah anggota TNI, Dansubden POM Bireuen serta anggota TNI, langsung merapat ke Peudada. Begitu juga halnya dengan Kasat Narkoba Polres Bireuen AKP Burhanudin, Kasat Lantas AKP H Suharmadi, Kapolsek Kota Juang, Iptu Syamsul,SH bersama sejumlah petugas polisi Polres dan Polsek ikut datang.(rakyataceh.com)

Categories: Nusantara Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: