Home > Berita Utama > 17 Rumah Porak-poranda oleh Angin Puting Beliung

17 Rumah Porak-poranda oleh Angin Puting Beliung

Friday, 3 February 2012 Leave a comment Go to comments

Angin Puting Beliung Mengamuk di Baubau

Baubau, Angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga di dua kecamatan di Kota Baubau, Kamis dini hari (2/2). Dua kecamatan yang paling parah  adalah Kecamatan Kokalukuna tepatnya di pemukiman warga pesisir pantai Pulau Makassar (Puma) dan di pesisir Pantai Lowu-lowu Kecamatan Bungi. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,  namun akibat hantaman  angin, sedikitnya 17 rumah warga porak-poraknda.

Kadis Sosial dan Tenaga Kerja, Drs Amiruddin MSi menjelaskan,  peristiwa angin itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.00 dini hari, dan mulai menghantam pemukiman warga pesisir Puma dan Lowu-lowu sekitar pukul 06.00 Wita. Rata-rata kerusakan pada bagian atap rumah model semi permanen. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan tercatat sedikitnya delapan rumah warga di pesisir Lowu-lowu,  mengalami rusak berat dan dua lagi masuk katagori ringan. Sedangkan di pesisir pantai Puma, sedikitnya tujuh unit rumah menjadi sasaran puting beliung itu.

Total keseluruhan, 17 rumah, kerusakan pada posisi rangka atap yang terangkat, bahkan ada yang terbawa angin sejauh 60 hingga 70 meter, ada pula ditemukan atap salah satu rumah warga di Puma terbawa angin hingga menyeberangi lautan dan sampai pesisir pantai Lowu-lowu.

Mendapat laporan tersebut, Dinas Sosial bersama anggota tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal terhadap musibah tersebut. Pihaknya juga memberikan bantuan penanganan tanggap darurat berupa bahan makanan dan selimut kepada para kepala keluarga yang menjadi korban musibah tersebut.

Saat ini untuk sementara 10 kepala keluarga korban angin puting beliung yang ada di pesisir pantai Lowu-lowu telah dievakuasi di rumah keluarga masing-masing. Beruntung kejadian tersebut berlangsung pagi hari sehingga belum cukup banyak aktivitas warga dijalanan.

Informasi yang diperoleh kerusakan hanya pada pemukiman warga, namun berdasarkan data yang dihimpun dari beberapa warga selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga menghancurkan beberapa perahu milik para nelayan di pesisir Puma.  Olehnya itu dihimbau kepada masyarakat nelayan agar dalam melaut memperhatikan kondisi cuaca, melihat saat ini cuaca dalam keadaan ekstrim.(kp)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: